7 tips persiapan LDR biar nggak bosen, langgeng, awet dan bertahan lama



Long Distance Relationship (LDR) atau hubungan jarak jauh biasanya menjadi momok yang menggelisahkan bagi pasangan yang akan menjalaninya.

LDR tidak hanya berlaku untuk pasangan yang pekerjaan/kuliahnya beda kota atau negara, tapi kalau kamu sebulan sekali ketemu pasangan walau tinggal dalam satu kota, itu juga bisa disebut LDR.

Ketika kamu akan berkomitmen untuk menjalani LDR tentu saja harus ada persiapan.

Berikut persiapan yang perlu kamu pikirkan dan siapkan.

1. Logistik


Hal pertama yang perlu kamu pikirkan adalah seberapa sering mau ketemu dan budget yang dibutuhkan?

Bisa nggak kalian ketemu rutin tiap minggu/bulan/tahun?

Pertimbangkan apakah kamu bisa ambil cuti untuk ketemu pasangan tanpa menggangu pekerjaan/kuliah?

Hal ini penting, karena jika kalian kesulitan untuk rutin ketemu dalam waktu tertentu, percayalah kawan LDR mu akan amat sangat berat.

2. Emosional dan Keintiman


Sebelum memutuskan untuk LDR, pastikan dulu kebutuhan emosional kamu dengan pasangan.

Ungkapkan keinginan dan ekspetasi mu secara terus terang, sampaikan secara terbuka sesuai mau mu tanpa harus menutupinya supaya kamu nggak kecewa dan sakit hati nantinya.

3. Komunikasi


Komunikasi adalah hal yang mutlak dan sangat penting dalam kesuksesan semua hubungan, ada hubungan maka sudah pasti harus ada komunikasi.

Sudahkan dipikirkan berapa kali dan bagaimana kalian menjalin komunikasi?

Sudah kalian bicarakan hambatan apa saja dalam komunikasi pada saat LDR?

Hal tersebut harus kamu bicarakan dengan pasangan dan harus kalian sepakati bersama rule dalam komunikasi.

4. Quality Time


Dalam menjalim hubungan tentu saja dibutuhkan quality time, maka dari itu buatlah daftar prioritas apa saja yang kalian inginkan untuk mengisi waktu bersama.

Aktivitas apa saja yang akan kalian lakukan untuk mengganti kencan, karena LDR sudah dapat dipastikan kalian akan jarang ketemu dan kencan.

5. Mengatasi Stress LDR


Hubungan jarak jauh akan menyiksa ketika rasa kangen mulai menyerang dan biasanya pelaku LDR akan tertekan dan stress.

Saat kamu kangen atau stress, bisa nggak kamu memenejemen emosi dengan sehat?

Cari tahu apa saja yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi stress dan gejolak rasa kangen.

Ketika kamu berkomitmen untuk LDR maka akan ada saatnya kamu iri melihat pasangan yang bermesraan.

Hal ini akan sangat menyiksa diri mu sendiri kalau kamu tidak bisa mengelola emosi secara sehat.

6. Dukungan dari orang-orang di sekitarmu


Orang-orang di sekitar mu sangat bisa mempengaruhi LDR yang kamu jalani.

Jangankan LDR, hubungan yang dekat saja bisa dipengaruhi oleh orang-orang yang ada di sekitar mu.

Kalau teman dan keluarga mendukung LDR mu, keuntungannya kamu akan mendapat dukungan ketika hubungan sedang mengalami masa sulit.

Tentu saja hal tersebut dapat menguatkan diri mu.

7. Fleksibilitas


Kalau hubungan kalian sukses, kamu akan pindah ke kota pasangan atau sebaliknya?

Kalau memanga iya, kamu sanggup nggak kalian pisah dengan teman, keluarga dan meninggalkan kota mu sendiri.

Pekerjaan mu juga memungkinkan tidak untuk pindah?

Siap tidak dengan biaya pindah yang tidak sedikit?

Semua itu perlu kamu pikirkan dan dibicarakan bersama pasangan mu.



Kalau kamu dan pasangan sanggup memenuhi setidaknya 6 dari 7 kebutuhan di atas, itu artinya kamu siap 100% menjalani komitmen LDR.

Cari tahu bersama pasangan mu apakah ada ruang untuk kompromi, usaha dan komitmen demi memnuhi 7 kebutuhan di atas.

Kalau tidak bisa menemukan titik tengah, mending sudahi saja dan bubar dari sekarang dari pada buang-buang waktu, tenaga, biaya dan menguras pikiran.

Cari saja yang dekat karena LDR  rentan dengan kehangatan lokal.

LDR itu berat jendraaaaallll...

Ingat, biaya, tenaga dan pikiran menjalani LDR nggak akan sebanding kalau tidak ada jaminan untuk menikah.


Semoga tulisan ini memberi mu inspirasi dan dapat membantu mu dalam mengambil keputusan.

Salam hangat

Sahabat mu

Arisponang

Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Post Terkait :
Pria,Relationship,Tips,Wanita